Kemampuan Bahasa Inggris di Bidang Bisnis

Pengaruh Evaluasi-Diri Terhadap Kemampuan Menulis Bahasa InggrisDalam Bidang Bisnis

 

Oleh: Fersia Amelia Hakim

Nindy Sulistia

Sheily Nur Fajriah

 

BAB I

PENDAHULUAN

Secara umum, pembelajaran Bahasa Inggris di Indonesia masih perlu terus ditingkatkan kualitas dan efektivitasnya, mengingat di satu sisi kemampuan rata-rata berbahasa Inggris kita belum memadai sedangkan di sisi lain, Bahasa Inggris adalah bahasa pergaulan dunia dan bahasa ilmu pengetahuan, sehingga sudah selayaknya kita dapat berbahasa Inggris dengan lebih baik.Kemampuan menulis Bahasa Inggris adalah salahsatu kemampuan berbahasa yang dianggap paling kompleks karena melibatkan berbagai kemampuan kognitif dan linguistik. Dalam konteks pembelajaran bahasa asing/bahasa kedua, Gardner (2001) mengatakan bahwa strategi pembelajaran adalah salah satu dari tiga faktor paling penting yang menentukan keberhasilan belajar, selain faktor motivasi dan bakat. Demikian pentingnya strategi pembelajaran, sehingga dipandang perlu adanya suatu kajian tentang efektivitas strategi pembelajaran  terhadap kemampuan berbahasa.

Secara konvensional, pembelajaran menulis dilakukan dengan pendekatan proses dimana mahasiswa mengembangkan karangan secara bertahap mulai dari penggalian ide hingga merevisi karangan. Proses itu sendiri tidak terlalu jelas tahapannya, namun secara umum meliputi kegiatan penggalian ide, penyusunan draf, dan perbaikan/revisi. Pengamatan perhadap pembelajaran menulis tersebut menunjukkan bahwa tidak ada pemantauan yang pasti terhadap proses menulis, dalam arti, proses yang dilakukan dengan susah payah tersebut hanya diakui melalui penilaian terhadap produknya, yaitu draf terakhir atau hasil karangan. Padahal, optimalisasi proses belajar sangat penting untuk (1) mendapat hasil yang diinginkan, (2) membentuk mahasiswa sebagai the owner of learning, (3) menjadikan mahasiswa risk takers, (4) dengan demikian menjadikan mereka autonomous learners. Dengan demikian, pembelajaran yang terjadi adalah pembelajaran yang bermakna, yaitu yang benar-benar membangun life skills. Dengan alasan itu, sangat penting dilakukan pemantauan proses belajar secara terprogram.

Di zaman modern sekarang ini Bisnis merupakan pilihan utama dalam mencari atau menciptakan usaha ,itu semua karena dunia bisnis merupakan dunia yang paling berpeluang untuk mendapatkan keuntungan banyak.Dari pada menjadi pegawai negeri yang menerima gaji pas-pasan seorang pebisnis bisa menentukan sendiri gajinya .

Namun dalam berbisnis kita sangat membutuhkan komunikasi.Bahasa sebagai alat komunikasi mempunyai peran tersendiri dalam bisnis..Sebagai warga Indonesia tentunya kita menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional ,kita tahu bahwa bahasa Indonesia juga sudah diajarkan dari Taman Kanak-kanak sampai dengan Perguruan Tinggi.namun apa saja peran bahasa i di bidang bisnis dalam makalah ini penulis berusaha menelaah masalah tersebut.

Sesuai dengan uraian latar belakang di atas maka rumusan masalah yang di buat adalah:

  1. Apa Pengertian dari Bahasa?
  2. Manfaat penggunaan bahasa dalam kehidupan?
  3. Apakah Evaluasi-Diri berpengaruh terhadap Kemampuan Menulis Bahasa Inggris?
  4. Apa itu pengertian dari Bisnis?
  5. Peran Bahasa di bidang bisnis?

 

BAB II

PEMBAHASAN

 

2.1 Pengertian Bahasa

Bahasa merupakan salah satu hal penting dalam berkomunikasi. Berikut ini adalah pengertian dan definisi bahasa menurut para ahli:

1. Bill Adams

Bahasa adalah sebuah sistem pengembangan psikologi individu dalam sebuah konteks inter-subjektif.

2. Wittgenstein

Bahasa merupakan bentuk pemikiran yang dapat dipahami, berhubungan dengan realitas, dan memiliki bentuk dan struktur yang logis.

3.Ferdinand De Saussure

Bahasa adalah ciri pembeda yang paling menonjol karena dengan bahasa setiap kelompok sosial merasa dirinya sebagai kesatuan yang berbeda dari kelompok yang lain.

 4.Plato

Bahasa pada dasarnya adalah pernyataan pikiran seseorang dengan perantaraan onomata (nama benda atau sesuatu) dan rhemata (ucapan) yang merupakan cermin dari ide seseorang dalam arus udara lewat mulut.

 5.Bloch & Trager

Bahasa adalah sebuah sistem simbol yang bersifat manasuka dan dengan sistem itu suatu kelompok sosial bekerja sama.

6. Carrol

Bahasa adalah sebuah sistem berstruktural mengenai bunyi dan urutan bunyi bahasa yang sifatnya manasuka, yang digunakan, atau yang dapat digunakan dalam komunikasi antar individu oleh sekelompok manusia dan yang secara agak tuntas memberi nama kepada benda-benda, peristiwa-peristiwa, dan proses-proses dalam lingkungan hidup manusia.

7.Sudaryono

Bahasa adalah sarana komunikasi yang efektif walaupun tidak sempurna sehingga ketidaksempurnaan bahasa sebagai sarana komunikasi menjadi salah satu sumber terjadinya kesalahpahaman.

8.Saussure

Bahasa adalah objek dari semiologi.

9.Mc. Carthy

Bahasa adalah praktik yang paling tepat untuk mengembangkan kemampuan berpikir.

10.William A. Havilland

Bahasa adalah suatu sistem bunyi yang jika digabungkan menurut aturan tertentu menimbulkan arti yang dapat ditangkap oleh semua orang yang berbicara dalam bahasa itu.

Bila dilihat dari beberapa definisi dan pengertian mengenai bahasa menurut beberapa ahli diatas, kita bisa melihat bahwa terdapat perbedaan definisi tentang bahasa dimana definisi dari setiap ahli tergantung dengan apa yang ingin ditekankan oleh setiap tersebut. Namun meskipun terdapat perbedaan, nampaknya disepakati bersama bahwa bahasa adalah sistem lambang bunyi  yang digunakan untuk berkomunikasi oleh masyarakat atau pemakainya. Bahasa yang baik berkembang berdasarkan suatu sistem, yaitu seperangkat aturan yang dipatuhi oleh pemakainya. Bahasa sendiri berfungsi sebagai sarana komunikasi serta sebagai sarana integrasi dan adaptasi.

2.2 Evaluasi Diri

Dalam kaitannya dengan pembelajaran bahasa, utamanya dalam pembelajaran bahasa asing/kedua, Bachman dan Palmer (1996) mengatakan bahwa kebermaknaan tugas-tugas pembelajaran bahasa (meaningfulness of language learning tasks) dicirikan oleh pelibatan lima unsur, yaitu pengetahuan tentang topik tugas, kemampuan bahasa, pelibatan atribut personal seperti tingkat minat, skemata afektif yaitu interseksi antara tingkat kesulitan tugas dan kemampuan yang dimiliki, dan strategi pemecahan masalah. Untuk optimalisasi pelibatan kelima unsur tersebut, diperlukan suatu evaluasi diri.

Evaluasi diri adalah pelibatan pebelajar dalam menentukan standara dan/atau criteria untuk menilai karyanya sendiri, sehingga dapat menentukan sejauhmana karyanya tersebut telah mencapai standar atau kriteri yang ditetapkan (Boud 1991 dalam Brew 1999). Definisi ini menunjukkan dua elemen yang ada pada setiap proses asesmen, yaitu penentuan standar terkait dengan criteria tertentu, dan penilaian terhadap karya berdasarkan standard an criteria tersebut. Brew lebih lanjut mengatakan, bahwa kemampuan untuk secara kritis menilai karya sendiri dapat menjadi salahsatu tujuan di pendidikan tinggi. Hal ini dapat dipahami mengingat di perguruan tinggi mahasiswa dituntut untuk memiliki kemampuan yang tinggi dan kesadaran tentang eksistensi dirinya. Jadi, evaluasi diri adalah suatu cara untuk melihat kedalam diri sendiri. Melalui evaluasi diri pebelajar dapat melihat kelebihan maupun kekurangannya, untuk selanjutnya kekurangan ini menjadi tujuan perbaikan (improvement goal). Dengan demikian, pebelajar lebih bertanggungjawab terhadap proses dan pencapaian tujuan belajarnya.

Rolheiser dan Ross (2005) mengajukan suatu model teoretik untuk menunjukkan kontribusi evaluasi diri terhadap pencapaian tujuan. Model tersebut menekankan bahwa, ketika mengevaluasi sendiri performansinya, peserta didik terdorong untuk menetapkan tujuan yanglebih tinggi (goals). Untuk itu, peserta didik harus melakukan usaha yang lebih keras (effort). Kombinasi dari goals dan effort ini menentukan prestasi (achievement); selanjutnya prestasi ini berakibat pada penilaian terhadap diri (self-judgment) melalui kontemplasi seperti pertanyaan, ‘Apakah tujuanku telah tercapai’? Akibatnya timbul reaksi (self-reaction) seperti ‘Apa yang aku rasakan dari prestasi ini?’

Goals, effort, achievement, self-judgment, dan self-reaction dapat terpadu untuk membentuk kepercayaan diri (self-confidence) yang positif. Kedua penulis menekankan bahwa sesungguhnya, evaluasi diri adalah kombinasi dari komponen self-judgment dan self-reaction dalam model di atas.

Penulis meyakini bahwa evaluasi diri dapat meningkatkan hasil belajar, karena kegiatan evaluasi diri: a) dapat memusatkan perhatian pebelajar pada tujuan pembelajaran, b) memberikan informasi pada guru mengenai hal-hal yang masih kurang atau belum tercapai dalam pembelajaran, c) dapat lebih meningkatkan perhatian pebelajar pada asesmen, dan d) meningkatkan motivasi pebelajar.

2.3 Menulis Bahasa Inggris

Kegiatan menulis, khususnya menulis Bahasa Inggris, adalah suatu proses kognitif dan kreatif yang terjadi secara berulang-ulang tetapi tidak linier. Proses menulis adalah suatu kegiatan kognitif. Sebagai suatu proses kognitif, menulis adalah suatu alat yang digunakan untuk menuangkan buah pikiran. Secara kognitif, di dalam pikiran terdapat suatu skema yang mengandung potensi makna. Potensi ini berkembang karena adanya stimulus dari luar dan akan terjadi suatu transaksi antara potensi itu dengan pengaruh luar tersebut. Jadi untuk berkembang dengaan optimal, diperlukan faktor mediasi (Confrey, 1995), yaitu suatu intervensi lingkungan yang membangkitkan potensi yang ada dan menjadikannya suatu kemampuan.

Menulis juga suatu proses kreatif. Kreativitas dikaitkan dengan fungsi dasar manusia, yaitu berpikir, merasa, menginderakan, dan intuisi (Semiawan, 1997). Kreativitas merupakan ekspresi tertinggi dari sintesa atas semua fungsi dasar manusia tersebut. Kreativitas dalam proses menulis tercermin dari topik yang dipilih, cara mengembangkan alur (plot) tulisan, serta pemilihan kosakata dan pola-pola kalimat yang menunjukkan gaya (style) seorang penulis. Hasil transaksi tersebut merupakan sesuatu yang baru dan unik. Karena peran unsur kreativitas ini, setiap karya tulis tidak pernah ada yang persis sama satu sama lain. Keunikan suatu karya tulis mencerminkan kreativitas penulisnya. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa tulisan adalah refleksi dari pikiran kreatif, dan karena ia merupakan hasil transaksi maka ia sekaligus juga mengembangkan pikiran (menambah skema yang telah ada sebelumnya). Secara umum, ramuan kognitif dan kreatif di atas dalam proses menulis dapat dilihat pada tiga tahap utama proses menulis, yaitu pramenulis, menulis, dan merevisi.

Berdasarkan kajian teori di atas, kemampuan menulis merupakan suatu kemampuan yang dihasilkan dari suatu proses menulis yang melibatkan faktor kognitif dan kreativitas dimana potensi yang dimiliki dan pengaruh faktor lingkungan bertransaksi untuk membentuk kemampuan menulis yang mencakup lima dimensi kemampuan yaitu kemampuan menemukan ide (isi) tulisan, susunan/organisasi ide, struktur kalimat, kosakata dan gaya (style), dan mekanik.

2.4 Manfaat Bahasa dan Perkembanganya dalam Masyarakat

   1. Alat untuk berkomunikasi dengan sesama manusia.

Penggunaan bahasa sebagai alat komunikasi, memiliki tujuan tertentu yaitu agar kita dipahami oleh orang lain. Jadi dalam hal ini respons pendengar atau lawan komunikan yang menjadi perhatian utama kita.

   2. Alat untuk bekerja sama dengan sesama manusia (berbisnis).

Sebagai makhluk sosial, manusia selalu hidup berkelompok dan membentuk lingkungan pergaulan yang tentunya mereka tinggal di dalamnya, bekerja dan mencari kebutuhan hidup. Dari sinilah bahasa itu berfungsi sebagai alat untuk bekerja sama satu sama lain.

   3. Alat mengidentifikasi diri.

Dengan bahasa kita bisa mengidentifikasikan diri kita pada orang lain,tentang bagaimana kita,perasaan,keinginan,dll.

Bahasa bisa punah karena kebanyakan bahasa didunia ini tidak statis. Bahasa-bahasa itu berubah seiring waktu, mendapat kata tambahan, dan mencuri kata-kata dari bahasa lain. Bahasa hidup dan berkembang ketika masyarakat menuturkannya sebagai alat komunikasi utama. Ketika tidak ada lagi masyarakat penutur asli suatu bahasa disebut bahasa mati atau punah, meskipun masih ada sedikit penutur asli yang menggunakan tetapi generasi muda tidak lagi menjadi penutur bahasa tersebut.

Banyak situasi yang menyebabkan bahasa punah. Sebuah bahasa punah ketika bahasa itu berubah bentuk menjadi famili bahasa-bahasa lain.Orang indonesia kini boleh jadi tidak mengerti bahasa melayu yang digunakan di indonesia awal abad ke-20. Karena bahasa indonesia saat ini berasal dari bahasa melayu yang telah mengalami infusi kata-kata bahasa asing. Bisa dikatakan bahasa melayu bermetamorfosis dalam bahasa indonesia. Kelak kalau bahasa indonesia makin berkembang dan demikian pula bahasa melayu malaysia kemungkinan bahasa melayu akan punah.

Karena pengaruh globalisasi dan IPTEK menyebabkan masyarakat indonesia menganggap bahasa indonesia itu tidak gaul dan terlalu formal.Hal tersebut mengakibatkan bahasa Indonesia sering dicampur dengan kata-kata yang tidak formal dan itu mengakibatkan banyak anak muda Indonesia bahkan anak kecil tidak bisa mengucapkan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

2.5 Pengertian Bisnis

Berikut ini adalah pengertian bisnis menurut para ahli :

  1. Brown dan petrello (1976)

“Business is an institution which produces goods and services demanded by people”Artinya perusahaan atau bisnis ialah suatu lembaga yang menghasilkan barang dan jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat.Apabila kebutuhan masyarakat meningkat, maka lembag bisnispun akan meningkat pula perkembanganya untuk memenuhi kebutuhan tersebut,sambil memperoleh laba.

2. Steinford (1978)

“Business is all those activities involved in providing the goods and services needed or desired by people”.Dalam pengertian ini bisnis sebagai aktivitas yang menyediakan barang atau jasa yang diperlukan atau diinginkan oleh konsumen.dapat dilakukan oleh organisasi perusahaan yang memiliki badan hokum,perusahaan yang memiliki badan usaha, maupun perorangan yang tidak memiliki badan hokum maupun badan usaha seperti pedagang kaki lima,warung yang tidak memiliki Surat Izin Tempat Usaha (SITU)dan Surat izin Tempat Usaha (SIUP) serta usaha informal lainya.

  1. Allan Afuah (2004)

Bisnis  merupakan sekumpulan aktifitas yang dilakukan untuk menciptakan dengan cara mengembangkan dan mentransformasikan berbagai sumber daya menjadi barang atau jasa yang diinginkan konsumen.

Dari beberapa pengertian tersebut kita dapat mengambil kesimpulan bahwa bisnis adalah bisnis adalah suatu unit kegiatan komunikasi 2 orang atau lebih  yang melakukan aktivitas pengolahan faktor-faktor produksi, untuk menyediakan barang-barang dan jasa bagi masyarakat, mendistribusikanya serta melakukan upaya-upaya lain dengan tujuan memperoleh keuntungan dan memuaskan kebutuhan masyarakat.

Dari pengertian tersebut kita dapat menguraikan lebih rinci tentang fungsi-fungsi perusahaan:

a. Menghasilkan barang dan jasa

Adanya kebutuhan yang harus dipenuhi mendorong perusahaan menciptakan barang dan jasa pemuas kebutuhan. Barang dan jasa yang dihasilkan perusahaan nantinya disalurkan kepada pelaku ekonomi yang lain.

1. Rumah tangga. Penyaluran barang dan jasa hasil produksi kepada rumah tangga dapat dilakukan secara langsung maupun melalui distributor.

2. Pemerintah. Pemerintah membutuhkan barang dan jasa hasil produksi untuk mendukung jalannya kegiatan pemerintah dalam rangka melayani masyarakat. Penyaluran ini juga dapat dilakukan secara langsung atau melalui pasar barang.

  1. Perusahaan lain. Adakalanya barang dan jasa yang diproduksi suatu perusahaan diperlukan oleh perusahaan lain sebagai bahan baku, bahan pembantu, bahan setengah jadi, atau bahkan sebagai modal. Contohnya perusahaan kain akan memasok hasil produksi pada perusahaan garmen.

4. Masyarakat luar negeri. Selain untuk produksi dalam negeri, barang dan jasa perusahaan juga digunakan oleh masyarakat luar negeri. Pembelian dan pengiriman barang dan jasa akan menimbulkan kegiatan ekspor.

b. Sebagai pengguna faktor produksi

Bagaimana perusahaan dapat menghasilkan barang dan jasa? Perusahaan harus mengolah faktor produksi menjadi barang dan jasa. Faktor produksi tersebut berupa tenaga kerja, sumber daya alam, dan modal. Faktor produksi tersebut disediakan oleh rumah tangga. Untuk semua faktor produksi yang telah disediakan, perusahaan akan memberikan balas jasa kepada rumah tangga. Balas jasa tersebut berupa upah atau gaji, sewa, bunga, dan laba. Pembelian faktor produksi ini kadang juga melibatkan masyarakat luar negeri, baik berupa tenaga ahli, pinjaman modal, barang-barang modal, maupun bahan baku.

c. Mambayar pajak kepada pemerintah

Perusahaan juga merupakan bagian dari masyarakat umum. Dengan demikian, perusahaan ikut memanfaatkan fasilitas umum yang disediakan oleh pemerintah. Oleh karena itu pula, perusahaan harus membayar pajak kepada pemerintah sebagai bukti partisipasinya terhadap pembangunan.

d. Sebagai agen pembangunan ekonomi

Kegiatan ekonomi yang dilakukan perusahaan ternyata membawa pengaruh yang besar terhadap pembangunan ekonomi. Dari kegiatannya perusahaan telah membantu pemerintah dalam hal menyediakan lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan karyawan, dan membangun berbagai fasilitas ekonomi.

2.6 Peran Bahasa di Bidang Bisnis

Melihat fungsi bahasa yang ke 2 yaitu sebagai alat untuk bekerja sama dengan sesama manusia (berbisnis) tentu bahasa mempunyai peran penting dalam dunia bisnis.Bisnis sendiri memang punya berbagai macam fungsi yang sangat penting baik itu bagi pengusaha itu sendiri,masyarakat juga Negara.

Oleh karena itu bisnis yang baik harus ditunjang dengan bahasa yang baik pula.Di masa sekarang ini bahasa sangat penting apalagi perilaku manusia tentu bisa dilihat dari bahasa yang mereka ucapkan.Oleh karena itu banyak perusahaan di Indonesia menggunakan bahasa dalam prasyarat bagi pelamar kerja.Bisa kita lihat juga dalam kurikulum pendidikan bahasa dimasukkan dalam Ujian Nasional (bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris).oleh karena itu kita tidak bisa meremehkan bahasa.

Di bidang bisnis biasanya bahasa digunakan sebagai alat promosi dan juga pemasaran.Contohnya iklan suatu produk tanpa adanya bahasa yang baik dan menarik tentu masyarakat tidak akan tertarik pada produk tersebut.dalam komunikasi antar pegawai dan bos tentu juga memerlukan bahasa ,pegawai yang komunikatif serta sopan tentu akan lebih dihormati dan disegani baik oleh pegawai lain maupun oleh atasan.

 

BAB III

PENUTUP

3.1 Kesimpulan

  1. Bahasa adalah alat komunikasi untuk berinteraksi dengan manusia lainya.
  2.  Bisnis adalah suatu unit kegiatan komunikasi 2 orang atau lebih  yang melakukan aktivitas pengolahan faktor-faktor produksi, untuk menyediakan barang-barang dan jasa bagi masyarakat, mendistribusikanya serta melakukan upaya-upaya lain dengan tujuan memperoleh keuntungan dan memuaskan kebutuhan masyarakat.
  3. Evaluasi diri sebagai salahsatu jenis asesmen otentik terbukti dapat meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Inggris, khususnya perkuliahan menulis.
  4. Dengan penerapan teknik evaluasi diri secara optimal dalam pembelajaran menulis, dapat ditingkatkan hasil belajar menulis siswa, efisiensi waktu pembelajaran di kelas karena siswa dapat bekerja di luar kelas dengan pedoman ceklis evaluasi diri, dan dapat mendidik siswa untuk merasakan ownership atas kinerja dan karyanya, dan belajar mengambil resiko atas belajarnya (risk-taking) melalui kegiatan pembelajaran mandiri berbantuan ceklis evaluasi diri. Semua ini dapat melahirkan autonomous learners, yang merupakan tujuan akhir dari suatu proses pembelajaran.
  5. Dalam implementasinya pada pembelajaran, kegiatan evaluasi diri ternyata tidak instant-effective. Hal ini disebabkan oleh paling tidak tiga hal. Pertama, faktor budaya pendidikan kita yang hingga kini masih bersifat top-down, dimana siswa sangat tergantung pada gurunya. Orientasi tradisional ini lebih lagi terlihat pada kegiatan penilaian dimana siswa merasa tidak berhak menilai dirinya. Bagi mereka, satu-satunya agen penilai adalah guru. Kedua, faktor psikologis, dimana siswa merasa tidak mampu melakukan penilaian dan jika hal tersebut ditugaskan padanya akan menimbulkan rasa cemas. Ketiga, dari kedua faktor di atas, menimbulkan masalah pengelolaan pembelajaran (pedagogik), yaitu kesulitan dalam mengajar siswa melakukan evaluasi diri karena mereka dihalangi oleh dua faktor di atas.
  6. Mengingat pentingnya evaluasi diri dalam pembelajaran, dan besarnya tantangan dalam memulai mengimplementasikannya, diperlukan suatu mekanisme bertahap dalam fase-fase.

 

DAFTAR PUSTAKA

 

Bachman, L. F. & Palmer, A. (1996). Language Testing in Practice. Oxford: Oxford University Press.

Semiawan, C. (1997). Perspektif Pendidikan Anak Berbakat. Jakarta: Grasindo.

Buchori, M. (2000). Pendidikan Antisipatoris. Yogyakarta: Penerbit Kanisius.

Gardner, R.C. (2001) Language Learning Motivation, the Student, the Teacher, and the Researcher. Available at http://publish.uwo.ca/~gardner/

Marhaeni, A.A.I.N. (2005). Pengaruh Asesmen Portofolio dan Motivasi Berprestasi terhadapKemampuan Menulis Bahasa Inggris. Singaraja: Universitas Pendidikan Ganesha (laporan penelitian).

 

cara mudah menghapal tenses

Cara Mudah Hapal Rumus Tenses

 

Tenses adalah perubahan kata kerja. Perubahan kata kerja tersebut ada yang berdasarkan waktu dan peristiwa.

-          Waktu = past, present, future

-          Peristiwa = simple, continous, perfect, perfect continous

Keterangan :

-          Past = lampau

-          Present = sekarang

-          Future = rencana atau prediksi masa sekarang atau masa lampau (present future/past future)

-          Simple = kebiasaan, kebenaran umum, informasi

-          Continous = peristiwa yang sedang berlangsung

-          Perfect = peristiwa yang sudah selesai

-          Perfect continous = peristiwa yang sudah selesai tapi masih berlangsung

 

TENSES

CODE

RUMUS

 

Present

Pr

Ai/Bi

V1 + s/es

Past

Ps

Pt

V2

Future

F

Will/Shall + Bi

Will/shall + V1

Continous

C

Be + pres Pt

Be + V-ing

Perfect

Pf

Have + PP

Have + V3

 

Keterangan :

Pres Pt = Present Participle

PP = Past Participle

Ai/Bi = additional infinitive

Contoh :

  1. Future perfect

Rumus future = will/shall+V1

Rumus perfect = have + V3

Maka rumus future perfect = [will/shall+v1][have+v3]

Caranya : Kali silang bagian rumus yang dekat dengan rumus yang lain. Karena v1 dekat dengan have, maka v1 x have hasilnya adalah have. Karena v1 dari have adalah have.  Jika bertemu verb 3 maka menjadi had (bentuk ketiga dari have).

 

  1. Future perfect continous

Rumus future = will/shall + v1

Rumus perfect = have + v3

Rumus continous = be + v-ing

Maka rumus future perfect continous = [will/shall+v1][have+v3][be+v-ing]

Caranya : Kali silang bagian yang dekat dengan rumus yang lain, yaitu :

-       V1 x have = have

-       Be x V3 = been (bentuk verb 3 dari be adalah been)

-       Hasilnya adalah will/shall + have+ been + V-ing

 

 

 

 

 

Sumber :

file:///C:/Users/home/Downloads/CARA%20MUDAH%20HAPAL%20RUMUS%20TENSES%20DALAM%20WAKTU%203%20MENIT%20%20%20Kaskus%20-%20The%20Largest%20Indonesian%20Community.htm

Motivasi

MOTIVASI

Motivasi adalah proses yang menjelaskan tentang kekuatan, arah dan ketekunan yang bertahan lama dari seorang individu dalam menggapai tujuannya. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia motivasiadalah dorongan diri melakukan tindakan untuk tujuan tertentu. Jadi, motivasi adalah proses yang memberi semangat, arah, dan kegigihan perilaku. Artinya, perilaku yang termotivasi adalah perilaku yang penuh energi, terarah, dan bertahan lama. Motivasi juga merupakan suatu keadaan yang mendorong, mengarahkan, dan mempertahankan perilaku dalam melakukan sesuatu.

 

  1. Macam-Macam Motivasi

Pada dasarnya Motivasi seseorang bisa tumbuh karena adanya 2 faktor, yaitu :

  1. Faktor internal

Motivasi ini lebih menekankan nilai dari kegiatan itu sendiri dari pada penghargaan dari luar. Motivasi internal masih dibagi lagi menjadi dua yaitu, determinasi diri dan pilihan personal. Determinasi disini maksudnya adalah kita melakukan sesuatu karena kita mau melakukannya bukan karena paksaan atau imbalan. Sedangkan pilihan personal adalah kita melakukan sesuatu karena kita merasakan perasaan bahagia dan menyenangkan, kita merasakan kepuasan tersendiri ketika selesai melakukan sesuatu. Motivasi yang muncul dari dalam diri misalnya, kita melakukan suatu pekerjaan karena kita ingin mengembangkan diri dalam bidang pekerjaan tersebut bukan karena faktor luar seperti hukuman dan imbalan. seperti contohnya kita makan dan minum karena lapar dan haus. motivasi makan dan minum kita adalah faktor dari dalam, perut kita yang membutuhkan makanan membuat kita lapar dan ingin makan. Contoh lain, kita menyukai seseorang dan ingin mendapatkannya, motivasi kita adalaha karena perasaan suka yang sudah ada dalam hati kita.

 

  1. Faktor eksternal

Motivasi ini dimaksud dengan perilaku yang timbul karena adanya dorongan dari luar seperti penghargaan, reward, adanya paksaan, pujian, hukuman. Contohnya: kita makan, tapi bukan karena lapar, melainkan karena melihat makanan yang bermacam macam dan begitu lezat hal itu membuat kita ingin memakannya.

Apabila karena reward pasti sudah jelas semua, kita melakukan sesuatu karena mendapatan imbalan yang membuat kita bersemangat. Seperti kita bekerja mendapatkan gaji. Jika motivasi karena paksaan dan hukuman, contohnya seperti saat kita sekolah dan terlambat masuk, guru kita menyuruh untuk berlari memutar lapangan. Motivasi kita melakukan hal itu adalah karena di paksa dan terkena hukuman.

 

  1. Cara Menumbuhkan Motivasi

Seringkali rutinitas dan berbagai masalah yang datang silih berganti setiap hari membuat kita kehilangan motivasi untuk mendapatkan yang lebih baik dalam kehidupan. Membuat semua tujuan kita mengabur dan lama-lama menghilang. Jika situasinya demikian, maka cara menumbuhkan motivasi, antara lain :

  1. Mulailah dengan rasa senang

Jangan merasa terbebani dengan tujuan hidup anda. Cobalah untuk menikmati hidup yang anda jalani. Jika sejak awal anda sudah merasa tidak senang, anda tidak akan memiliki motivasi dalam hidup.

  1. Berlatih keras

Pada dasarnya tidak ada yang tidak dapat diraih jika kita terus berusaha dengan keras. Semakin giat berlatih semakin mudah pula mengatasi setiap kesulitan.

  1. Kembangkan tujuan anda

Jangan pernah terpaku dengan satu tujuan yang sederhana. Tujuan hidup yang sederhana tidak akan membuat anda memiliki kekuatan lebih. Untuk meraih sesuatu yang lebih besar, anda memerlukan tantangan yang lebih besar. Tujuan hidup yang besar akan membangkitkan motivasi dan kekuatan dalam hidup anda.

  1. Ciptakan sensasi

Ciptakan sesuatu yang dapat membangkitkan gairah anda saat anda akan memulai aktivitas. Misalnya anda berpikir esok akan mendapatkan keuntungan 1 milyar, meskipun hal itu mustahil tetapi hal ini akan memacu anda untuk berkerja lebih baik lagi.

  1. Tetapkan saat kematian

Anda perlu membayangkan saat kematian anda, meskipun hal ini tidak dapat diprediksi karena apabila kita memikirkan ajal kita sudah dekat maka hal itu akan memotivasi anda berbuat lebih banyak lagi selama hidup.

  1. Memilih teman yang baik

Apabila kita bergaul dengan orang atau teman-teman yang optimis maka akan membuat anda berpikir optimis pula. Bersama mereka hidup terasa menyenangkan dan penuh motivasi.

  1. Hadapi semua masalah

Hadapi semua masalah yang datang menghadang, jangan lari dari masalah anda dan jangan memutar arah untuk mengambil jalan pintas. Berpikirlah positif dan ambil hikmah dari masalah anda maka anda akan memiliki energi dan semangat untuk mencapai tujuan anda.

  1. Sikap dan pikiran positif

Sikap positif di perlukan, saat kalian ingin menumbuhkan motivasi. Contohnya, kali ini motivasi kalian adalah niali baik di kelas, tentu anda akan belajar dengan tekun dan tidak mudah menyerah. pikiran positif, setelah kita melakukan usaha positif kita harus memiliki pikiran positif, namun jangan terlalu berhayal yang tinggi, itu akan menggugurkan motivasi apabila kita gagal.

  1. Menghargai diri sendiri

Sangat penting dalam menumbuhkan motivasi kita mengharga diri sendiri. Kita mampu menghargai kekuatan dan kemampuan yang kita miiki. maka kita akan termotivasi untuk melakukan sesuatu yang bisa kita lakukan dengan kekuatan kita.

  1. Ambisi dan tekad yang kuat

Kita harus berambisi dan bertekad untuk menjadi lebih baik dari sebelumnya.

  1. Berani mengambil resiko

Kita tidak boleh takut dengan resiko, teruslah berusaha dan maju agar motivasi tetap terjaga dan bisa mencapai tujuan.

  1. Tetap tenang

Saat kondisi tertekan kita harus segera menenangkan diri dan dapat mengontrol perasaan kita sendiri.

  1. Bersyukur

Syukuri pekerjaan anda. Banyak orang yang ingin memiliki apa yang anda miliki.

 

Sumber :

http://kuncimeraihsukses.blogdetik.com/langkah-awal-menuju-hidup-seimbang/cara-mudah-menumbuhkan-motivasi-diri/

http://www.usahainvestasi.com/cara-menumbuhkan-motivasi-yang-kuat-dalam-diri.html

contoh kasus etika berbisnis

Contoh kasus  :

Dalam di dunia bisnis tentunya banyak persaingan-persaingan yang terjadi. Hal itu tentunya sangat wajar terjadi. Tetapi menjadi tidak wajar apabila kita melakukannya dengan cara-cara yang tidak bermoral. Misalnya, dengan menghasut atau membuat isu-isu negatif mengenai produk atau perusahaan pesaing. Hal ini seperti terjadi pada perusahaan bakso Titotti. Pada jamannya, perusahaan bakso ini sangat populer dan digemari oleh masyarakat Jakarta. Siapa yang tidak tau kelezatan bakso ini, akibatnya toko bakso ini selalu ramai dikunjungi setiap hari. Sampai suatu hari ada isu hangat mengenai bakso daging tikus yang banyak beredar di media-media. Perusahaan bakso ini  terkena isu bahwa bakso yang diproduksinya dikabarkan dibuat dengan daging tikus. Isu ini semakin berkembang pesat dikalangan masyarakat. Banyak juga perusahaan dan media-media massa yang membesar-besarkan isu ini dan membuat resah masyarakat. Pihak perusahaan bakso Tittotti sudah menjelaskan bahwa baksonya tidak dibuat dari daging tikus, tapi melebarnya berita di media membuat masyarakat akhirnya tidak berani membeli bakso tersebut. Akibatnya, perusahaan bakso Titotti bangkrut dan tak lagi beroperasi sampai sekarang.

 

Analisis :

Dalam dunia bisnis kadang suka menghalalkan segala cara agar dapat menjatuhkan pesaingnya dan membuat produknya nomor 1 dipasaran. Kejujuran dan strategi yang baik adalah kunci jitu perusahaan agar bisa bertahan di dunia bisnis. Dalam segi produksi, perusahaan juga harus dapat memperhatikan kesehatan dan keamanan produknya, terutama dalam bidang kuliner. Pada kasus diatas, dalam segi produksinya mungkin kurang baik, karena dia tidak memberitahu pasti dari daging apakah bakso tersebut dibuat. Dan seharusnya manajer perusahaan tersebut juga memberikan informasi yang jelas kepada masyarakat agar masyarakat tidak simpang-siur. Tetapi pemasaran yang dilakukan oleh pihak perusahaan Titotti sudah baik. Hal ini terbukti dari produknya yang dikenal oleh masyarakat di berbagai penjuru kota di Jakarta.

 

contoh kasus pada online shop

Pada dunia bisnis, khususnya bisnis online yang kini sedang marak di berbagai jejaring sosial, misalnya facebook, twitter, BBM, instagram, dan masih banyak lagi, sering kita jumpai berbagai kasus penipuan. Di jaman yang serba cepat dan dengan tingkat teknologi yang semakin berkembang dengan pesat ini, banyak orang tidak ingin bersusah-susah berbelanja di toko atau mall, mungkin dengan kesibukan mereka yang tidak memiliki banyak waktu untuk berbelanja, akhirnya mereka melakukan pembelian melalui toko-toko online yang ada di dunia maya. Selain lebih efektif dan efisien, barang-barang di toko online terkadang membuat para konsumennya terbuai dengan gambar yang bagus yang dipamerkan dan harga miring yang ditawarkan. Hal ini menyebabkan banyaknya konsumen pada bisnis online. Dengan adanya peluang pasar yang baru dan menjanjikan itersebut, banyak orang-orang yang tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan fenomena ini dengan melakukan berbagai penipuan. Misalnya, pelaku menjual handphone terbaru dengan harga yang jauh dibawah pasaran. Betapa para korban mereka tertarik untuk membelinya. Mekanisme pada pembelian barang online adalah dengan mentransfer sejumlah uang terlebih dahulu, baru barang tersebut dikirimkan. Banyak orang yang sudah mengirimkan uangnya, lalu barang yang mereka pesan tidak kunjung datang. Setelah dihubungi, nomor pelaku tidak aktif atau pelaku menghapus kontak di pemesan. Hal seperti ini sering sekali terjadi di dunia maya, bukan hanya soal barang elektronik tetapi semua barang-barang di jual di toko online.

Bukan saja pembeli yang sering tertipu tetapi penjual pun ternyata ada yang tertipu oleh konsumen palsu. Misalnya, konsumen memesan barang dengan jumlah yang banyak dan ingin barangnya cepat sampai, lalu konsumen palsu tersebut mengirimkan bukti transferan, dan meminta penjual cepat mengirim barangnya. Setelah barang tersebut dikirim, ternyata uang yang dikirim si konsumen tersebut tidak masuk ke rekening si penjual dan bukti transfer yang dikirimkan ternyata bukti palsu.

Oleh karena banyak dan gampangnya kasus penipuan di dunia maya yang sering terjadi, kita sebagai konsumen harus lebih berhati-hati dalam melakukan pembelanjaan melalui media online. Kita harus lebih rasional dalam membeli barang dan tidakmudah tergiur dengan barang dan harga yang ditawarkan. Sebagai penjual di media online juga harus berhati-hati dalam melayani konsumennya. Kita harus benar-benar mengecek apakah uang tersebut sudah benar masuk kedalam rekening kita. Jangan mudah percaya hanya karena dia melakukan pembelian dalam jumlah yang besar.

etika berbisnis

Dalam berbisnis tentunya kita harus memiliki sebuah etika agar perusahaan tersebut memiliki citra yang baik dalam masyarakat. Etika adalah cara untuk melakukan kegiatan bisnis, baik berkaitan dengan individu maupun perusahaan. Perusahaan meyakini prinsip bisnis yang baik adalah bisnis yang beretika, yakni bisnis dengan kinerja unggul dan berkesinambungan yang dijalankan dengan mentaati kaidah-kaidah etika sejalan dengan hukum dan peraturan yang berlaku. Etika Bisnis dapat menjadi standar dan pedoman bagi seluruh karyawan termasuk manajemen dan menjadikannya sebagai pedoman untuk melaksanakan pekerjaan sehari-hari dengan dilandasi moral yang luhur, jujur, transparan dan sikap yang profesional.

Untuk memudahkan penerapan etika perusahaan dalam kegiatan sehari-hari maka nilai yang terkandung dalam etika bisnis harus dituangkan kedalam manajemen dengan cara antara lain :

-       Menuangkan etika bisnis dalam suatu kode etik

-       Memperkuat sistem pengawasan

-       Menyelenggarakan pelatihan untuk karyawan secara terus-menerus

KASUS BERBISNIS ONLINE

Kasus :

Mendengar kata penipuan sejatinya bukanlah hal baru bagi Anda yang sudah familiar dengan bisnis dunia maya. Sebagai pelaku bisnis online, Anda harus tahu bagaimana mengenali para penipu ulung yang siap merugikan Anda.

Chandra Setiawan, seorang pemilik online shop GudangBajuTidur.co.id yang pernah sekali mengalami penipuan. Meski hanya tertipu sekali, Chandra mengaku dirinya sangat sering menghadapi orang-orang yang bermaksud menipunya. “Pertama kali tertipu, saya memang dikejar-kejar sama customer itu. Katanya dia buru-buru butuh barangnya. Orang itu memberikan kartu transfer palsu, karena dulu masih belum ada pengalaman ya saya percaya kalau dia sudah transfer. Langsung kita kirim, eh ternyata bukti transfernya fiktif”, cerita Chandra.

Lelaki yang pernah bekerja di China ini kemudian berbagi pengalaman untuk menghindari penipuan kepada Merdeka.com. “Untuk menghadapi penipuan, kita memang harus teliti dan hati-hati. Jangan mudah percaya pada customer yang ngakunya sudah transfer dan bahkan punya bukti transferan. Modus seperti ini sudah banyak. Yang kedua, kalau ada customer suka mara-marah, minta barangnya dikirim cepet, Anda juga harus waspada karena pada dasarnya orang yang niat beli di online shop sudah tahu kalau barangnya butuh beberapa waktu untuk datang. Jadi mereka pasti lebih sabar”, terang Chandra.

Selain itu konsumen kami mengambil salah satu contoh kasus penipuan jual-beli online pada sebuah blog dengan alamat blog www.batavia-olshop.blogspot.com. Modus yang digunakan yaitu dengan menampilkan barang-barang elektronik dengan harga murah di bawah pasar untuk menarik pembeli melakukan pembelian. Untuk meyakinkan korbannya di blog tersebut ditampilkan surat ijin usaha, KTP pemilik dan berbagai testimoni untuk meyakinkan calon pembeli agar percaya dan mau bertransaksidengan mereka. Tetapi ada hal yang aneh dari beberapa testimoni tersebut, testimoni tersebut dibuat sepihak oleh si pemilik blog tanpa membuka testimoni baru dan testimoninya terkunci. Pada mekanisme transfernya di blog tersebut tidak menampilkan nomor rekening si pemilik untuk melakukan pembayaran. Mekanisme pembayaran dilakukan setelah calon pembeli melakukan pemesanan, baru si pemilik mengirim nomor rekeningnya melalui sms. Setelah pembeli melakukan pembayaran, terjadi kesalahan, yaitu pelaku mengaku bahwa ia mengirim 3 barang sedangkan pemesan hanya memesan 1 buah barang tersebut. Si pelaku meminta tambahan uang kepada si pembeli. Jika pembeli tidak mau mengirimkan uangnya maka barang tersebut tidak akan dikirimkan.

 

Analisis :

Dalam jaman sekarang ini tentunya banyak pelaku-pelaku bisnis yang menghalalkan segala cara untuk mendapatkan keuntungan. Kita sebagai pelaku bisnis yang tidak bisa terlepas dari teknologi internet harus berhati-hati melakukan pembelian. Baik penjual maupun pembeli jangan mudah tergiur dengan barang atau jumlah barang yang akan dipesan sehingga lupa akan keamanan pembayaran barang tersebut.

 

 

Sumber :

http://daopendoor.blogspot.com/2013/06/contoh-kasus-penipuan-jual-beli-online.html

http://www.merdeka.com/gaya/awas-kasus-penipuan-marak-terjadi-di-online-shop.html

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.